Skip to content

Persiapan Sebelum Memulai Kuliah di Auckland, Aotearoa, New Zealand

Memiliki impian untuk melanjutkan studi di Auckland, Aotearoa, New Zealand adalah langkah besar yang membutuhkan perencanaan matang. Proses pendaftaran ke universitas di Auckland—seperti University of Auckland (UoA), Auckland University of Technology (AUT), maupun Massey University—tidak dapat diselesaikan hanya dalam waktu singkat. Seleksi penerimaan dilakukan secara detail, sehingga calon mahasiswa perlu mempersiapkan diri jauh sebelum periode pendaftaran dibuka.

Agar proses persiapan berjalan lancar dan peluang diterima semakin besar, Divisi Edukasi PPI Auckland telah merangkum beberapa aspek penting yang wajib diperhatikan seperti:

1. Unconditional Letter of Acceptance (LoA) Supervisor
Unconditional LoA atau Offer of Place adalah dokumen yang menyatakan bahwa seorang calon mahasiswa telah memenuhi segala persyaratan (akademik, bahasa, supervisor bagi calon mahasiswa research, dll) untuk berkuliah di suatu program studi.
Dokumen yang harus disiapkan untuk mendapatkan Unconditional LoA ini berupa paspor, transkrip akademik & ijazah dari jenjang studi sebelumnya, sertifikat keahlian bahasa (IELTS atau TOEFL), CV, proposal riset (untuk S3), portofolio (khusus untuk jurusan tertentu),dan surat rekomendasi (reference letter).

Beberapa dokumen tersebut ada yang diperoleh dari universitas pada jenjang pendidikan sebelumnya seperti transkrip nilai dan ijazah (beberapa universitas mewajibkan legalisasi dari salinan transkrip), surat rekomendasi diperoleh dari  dosen atau pimpinan (jika bekerja) serta untuk sertifikat bahasa diperoleh dari lembaga resmi seperti  International Development Program (IDP), British Council, dan Educational Testing System (ETS).

2. Dokumen yang Perlu Dialihbahasakan
Dokumen yang dialihbahasakan adalah dokumen yang awalnya tidak tertulis dalam bahasa Inggris untuk kemudian wajib untuk dialihbahasakan kedalam bahasa Inggris demi kepentingan administasi kampus dan juga keimigrasian dari New Zealand. Dokumen yang perlu dialihbahasakan seperti transkrip nilai, ijazah, akta kelahiran, kartu keluarga dan buku nikah (bagi yang sudah menikah). Seluruh dokumen tersebut harus dialihbahasakan oleh Penerjemah Tersumpah.

3. Program Studi
Program studi adalah spesialisasi keilmuwan yang disesuaikan dengan minat dan ketertarikan calon mahasiswa. Ada banyak cara untuk mengetahui program studi yang cocok dengan minatmu sebagaimana yang disediakan di laman kampus dengan kata kunci “Study” atau “Programmes” dan bisa disaring langsung sesuai dengan ketertarikan minat dan kualifikasi  pada jenjang studi (Master atau PhD). Untuk mengetahui lebih dalam mengenai program studi dapat dengan membaca laman program studi dengan mendalami Gambaran Umum Program (Programme Overview) dan Syarat masuk (Entry Requirement).

4. Tuntutan Akademik
Tuntutan akademik adalah segala tugas dan standar yang mesti kamu capai agar dapat berhasil di program studi tersebut. Pada laman Struktur Program (Programme Structure), kamu bisa mengetahui mata kuliah apa saja dan berapa banyak poin yang wajib kamu ambil dalam program studi tersebut agar bisa lulus ataupun dengan langsung menghubungi pihak kemahasiswa kampus mengenai program yang dituju. Perhatikan juga mata kuliah (course)  yang memiliki poin yang cukup besar (diatas 30 poin) dan signifikan seperti dissertation, research project, thesis, dan sejenisnya. Ini merupakan kewajiban untuk melakukan penelitian. Yang terakhir adalah perhatikan minimum Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) atau Grade Point Average (GPA). Pada umumnya setiap course yang diprogramkan wajib memenuhi nilai diatas 50% (C-). Sebagian program studi mewajibkan tercapainya GPA dengan nilai tertentu dalam satu atau dua semester pertama agar dapat lanjut studi di semester berikutnya.

5. Supervisor
Supervisor atau disebut sebagai dosen pembimbing adalah pihak yang bertugas mengawasi dan membimbing mahasiswa dalam penelitian mereka (dissertation, thesis, research project). Khusus untuk jenjang S3 (PhD), sangat diwajibkan untuk menemukan dan menghubungi supervisor sebelum memulai studi. Untuk menemukan supervisor, setiap kampus memiliki laman website tersendiri untuk menampilkan profil dosen mereka seperti di laman “Find a Supervisor” di UoA, “Academics at AUT”  di AUT, dan “Massey expertise search”  di Massey. Dari email yang tertera pada laman profil tadi, calon mahasiswa menghubungi dosen dengan memperkenalkan profil pendidikan, topik penelitian, proposal penelitian serta transkrip pada jenjang studi sebelumnya serta Curriculum Vitae (CV). Pihak kampus melalui Postgraduate Advisor juga bisa membantu mahasiswa menemukan dan menghubungi supervisor.

Persiapan kuliah di Auckland bukan hanya soal dokumen administratif, tetapi juga pemahaman menyeluruh mengenai tuntutan akademik dan pilihan program studi serta kecocokan dengan supervisor terhadap topik dan tema riset (khusus jenjang PhD). Informasi di atas merupakan pengembangan informasi dari E-book FAQ PPI Auckland. Untuk versi lengkap dan lebih detail, silakan mengakses tautan yang tersedia pada laman resmi PPI Auckland.

References:

Proses Aplikasi Pendaftaran

Student’s Insight

Wilbert, Master of Management, Massey University

Ary, Master of Science in Food Science, Auckland University of Technology

Gemintang, Master of Commerce in Operations and Supply Chain Management, The University of Auckland

Ditulis oleh Muhammad Izzad Kaisar dan diedit oleh Aprilina Prastari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *